Dandim 1617 Jembrana Tinjau Langsung Kesiapan MAN 2 Jembrana Sebagai Tempat Isolasi Terpusat Tambagan Bagi Pasien Terkonfirmasi Covid

BHAYANGKARA 1_JEMBRANA_BALI | Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos turun langsung meninjau serta mengecek kesiapan sarana dan prasarana Asrama MAN 2 Jembrana di Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, yang nantinya akan di manfaatkan sebagai tempat isolasi terpusat tambahan pasien terkonfirmasi Covid-19. Jembrana, Senin ( 26/7/2021 ).

Adapun fasilitas yang telah tersedia dan siap untuk digunakan di Asrama MAN 2 Jembrana antara lain : Kamar tidur perorangan 4 kamar, Tempat tidur atau bed perorangan 28 buah (7 bed/ kamar), kamar khusus pasien keluarga (1 kamar/2 bed), Almari 28 buah, Kamar Mandi atau MCK 8 buah, Tempat olahraga 1 buah lapangan. Sedangkan untuk Sarpras pendukung seperti Sepray kasur dan Bantal dalam proses penyiapan/pembelian hari ini dan termasuk pembelin Kipas angin ruangan dan mudah mudahan besok sdh kita pasang semuanya sehingga tempat karantina terpusat bisa segera di fungsikan.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna, S.Sos mengatakan bahwa Kodim 1617 Jembrana akan terus bersinergi dan bekerjasama dengan instansi terkait dalam upaya menekan laju penyebaran virus covid 19 di wilayah Kabupaten Jembrana, dirinya juga mengatakan untuk pasien yang isolasi mandiri dirumah agar dilaksanakan isolasi terpusat untuk mempermudah tim medis dalam pengawasan serta bisa dengan cepat mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi sehingga tim medis bisa memberikan tindakan yang tepat terhadap pasien.

“Saya sudah perintahkan Danramil untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah yang dijadikan tempat isolasi dan kepala puskesmas di masing masing kecamatan, sehingga pasien yang isolasi mandiri agar melaksanakan isolasi secara terpusat di tempat yang telah disiapkan” Tegas Dandim Haruna.

Dandim Haruna menambahkan secara teknis untuk penjagaan di tempat isolasi tersebut akan di koordinasikan dengan pihak pemda dan apabila masih ada warga yang membandel tidak mau isolasi terpusat agar bersama instansi terkait TNI – Polri memberikan himbauan dan pendekatan secara kekeluargaan, apabila sudah selesai melaksanakan isolasi selama 10 hari (atau jangka waktu yg ditentukan) akan dilaksanakan pengecekan oleh pihak kesehatan, dan jika sudah dinyatakan sembuh oleh Tim Medis tanpa gejala maka pasien dapat dipulangkan dengan membawa surat keterangan sehat.

“Saya berharap masyarakat Jembrana mendukung program pemerintah dalam hal penanganan Covid-19, apa bila tidak ada kegiatan yang sangat mendesak sebaik nya di rumah saja” Pungkas nya.

Selama kegiatan pengecekan tersebut Dandim 1617 Jembrana didampingi oleh Danramil 1617-02 Mendoyo Kapten Inf Agus Muhid beserta anggota, Kapolsek Mendoyo Kompol I Made Karsa, S.H.,M.H., personil Yonif Mekanis 741/GN, Camat Mendoyo diwakili Kasi trantib beserta anggota, Kepala UPT Puskesmas 1 dan 2 Mendoyo serta perangkat Desa lainnya.

 

 

RED_MB1

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: