Dugaan KKN Penyaluran BANKEU Prov Jabar Warga Desa Cimanggu Girang Meminta DRT Di Polisikan

KABUPATEN MAJALENGKA – Mediabhayangkara1.com | Mulai terhendus bau tidak sedap dalam penyaluran Bantuan Keuangan (BANKEU) Provinsi Jawa Barat untuk Desa Cimanggu Girang, Kecamatan Cingambul,  Kabupaten Majalengka tahun 2021 yang sedang berjalan sudah menjadi buah bibir alias ” Blunder “, dikarnakan menurut sumber (red-) Bankeu Prov Jabar sebesar Rp. 130.000.000 tersebut, sarat dengan KKN serta tidak sesuai dengan fakta penyaluran anggaran juga kegiatan di lapangan,

“ini mesti dijadikan catatan serius bagi aparat penegak hukum (APH) Kabupaten Majalengka dan Propinsi Jawa Barat,” Kata Sumber (red-)

Bantuan Keuangan (Bankeu) disalurkan sebesar Rp130.000.000 per-Desa, untuk 5.312 Desa se – jawa barat, ini atensi kepada pemerintah Desa agar kedepan dapat melaporkan Pertanggungjawaban (LPJ) keuangan tepat pada waktunya, sedangkan untuk tahun ini dari total Bankeu Prov sebesar Rp. 130.000.000, juga harus ada dialokasikan di dalamnya sebagian untuk penanganan COVID-19 yang masih menjadi prioritas Pemerintah.

Indikasi ada penyelewengan Bantuan Keuangan (BANKEU) Provinsi Jawa Barat, dipaparkan oleh beberapa narasumber (red-) selaku penerima program saat dikonfirmasi oleh pewarta mediabhayangkara1.com (MB1) mereka meminta agar Tim Monev Kecamatan Cingambul dan Inspektorat selaku yang memonitor keuangan Negara mestinya tidak perlu menunggu waktu pekerjaan atau pelaksanaan selesai. Ujar sumber yang enggan disebutkan namanya ini dalam narasi pemberitaan di MB1, terindikasi pelanggaran kegiatan yang bisa mereka lihat dari fisik volume pekerjaan.

Juknis BANKEU Provinsi Jawa Barat yang disalurkan kepada Pemerintah Desa tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 130.000.000 Peruntukkan dan atau sistem pelaksanaan kegiatan juga penyaluran Bantuan Keuangan (BANKEU) harus mengacu pada Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor : 3 tahun 2017 pasal 9, Bantuan keuangan peningkatan pelayanan fungsi Pemerintahan dan tunjangan penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) maksimal sebesar Rp. 22.500.000, Bantuan Keuangan Badan Permusyawaratan Desa (TBPD) maksimal sebesar Rp. 5000.000

Lanjut sumber, (red-), belum lagi Bantuan Keuangan Operasional Posyandu maksimal sebesar Rp. 1.750.000 Per Posyandu, Bantuan Keuangan untuk operasional kelompok kerja Posyandu Desa maksimal sebesar Rp. 1000.000, Bantuan Keuangan untuk Sapa Warga, dialokasikan untuk pembelian pulsa maksimal Rp. 50000/unit untuk per-bulan khusus bagi RW yang aktif menggunakan aplikasi Sapa Warga, Bantuan keuangan untuk media promosi luar ruangan (Billboard) maksimal sebesar Rp. 17.500.000, Sisa anggaran/dana bantuan keuangan untuk pembangunan infrastruktur pedesaan, sesuai dengan peraturan Gubernur No. 08 tahun 2019 tentang pembinaan penyelenggaraan Pemerintah Desa

Sedangkan untuk di Desa Cimanggu Girang, masih ujar sumber ini, uang sebesar Rp. 16.000.000 untuk billboard, untuk Posyandu Rp. 3000.000, realisasi buat BPD sebesar Rp. 5000.000, buat Perangkat dengan Kepala Desa sebesar Rp. 30.000.000, sisa sebesar Rp. 76.000.000 Rehab WC, Beli Pot Kembang dua, dengan ganti Pintu depan Kantor Desa Cimanggu Girang yang sedang dikerjakan, tanda kutip sarat Penyelewengan dan KKN, pungkas sumber ada sisa dana BANKEU terselubung terindikasi langgar UU No. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP) yang cukup lumayan besar Diduga masuk ke saku Kades DRT bersama Perangkat Desa Cimanggu.

Warga Desa Cimanggu Girang, Kecamatan Cingambul, selaku penerima program masih berharap hukum tajam kebawa serta tajam ke atas, alias berimbang, tidak pandang bulu untuk mencegah dan menyelamatkan uang rakyat dari kuasa pengguna anggaran Desa Cimanggu Girang, ujar sumber mengatakan, yang kami indikasikan KKN Bantuan Keuangan dari Provinsi Jawa Barat, pungkas sumber melalui pemberitaan MB1 ini kami meminta dengan tegas kepada Kejari Majalengka, Unit Tipikor Polres Majalengka dan APH Provinsi Jawa Barat peka melidik Penyaluran bantuan keuangan sedang berjalan juga panggil Kades DRT yang terindikasi Maladministrasi.

 

 

 

HT_MB1

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: