Galian Tanah di Cibeber – Leuwiliang Bogor, Diduga Tidak Kantongi Ijin Galian C Terus Beroperasi, Warga Keluhkan Debu takut Ispa

BHAYANGKARA 1_CIBEBER_LEUWILIANG_BOGOR | Galian C tanah merah di Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Bogor Diduga tidak mengantongi ijin galian C terus beroperasi meski dikeluhkan warga sekitar, Pasalnya debu dari galian tanah merah, sangat mengganggu bahkan warga khawatir dapat terserang Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sabtu, (18/09/21).

“Mobil truk pengangkut tanah merah yang terus melintas lalulalang dua puluh empat jam disini, imbasnya debu masuk ke rumah-rumah warga dan sangat mengganggu,” Kata warga Rt. 02/02, Cibeber.

Warga mengatakan, mobil truk yang melintasi dari galian yang diatas itu, tidak pernah memperhatikan warga yang terimbas debu, bahkan, sambung warga, pihak galian tidak pernah memberikan kompensasi apapun bagi warga terdampak.

Warga menilai, kemungkinan karna lintasan mobil truk ialah masih milik perusahaan yang menggali tanah merah.

“jalan lintasan ini masih milik yang punya galian, kami tidak bisa berbuat apa apa,” Ungkap warga.

Terlihat dilokasi lintasan aktifitas galian melewati Sekolah Menengah Pertama, (SMP) PGRI yang juga sangat mengganggu dan mendapat respon negatif dari warga, yang dikhawatirkan akan menggangu murid disekolah itu.

“itu bisa dilihat lintasannya melewati depan sekolah juga dan tentu sangat menganggu, apalagi belajar sudah aktif, ditakutkan siswa terganggu kesehatannya akibat menghirup debu, dari segi kesehatan,” Kata warga.

Warga berharap pihak pemerintah lebih kabupaten bogor, baik aparatur desa, kecamatan, polsek, dan koramil serta juga dinas terkait dapat menegur bahkan menertibkan aktifitas galian C dan mendahulukan kesehatan dan kenyamanan warga, dari pada pihak pengusaha galian.

“Mudah mudahan pemerintah dapat lebih mendahului kepentingan warga, dari pada pengusaha,” tutup warga.

 

 

Budhi_Denih

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: