Giat Vaksinasi dosis 2, Papmiso Indonesia Kota bekasi: Revolusi Mental Pelaku UMKM Menuju Era Pasar Digital

BHAYANGKARA 1_KOTA BEKASI | Paguyuban Pedagan Mie dan Bakso (PAPMISO INDONESIA) Kota Bekasi bersama Mas Yanto Sahabat Yanto (SBY) selaku Ketua Papmiso Kota Bekasi, kembali menggelar vaksinasi yang selalu dirangkai dengan makan bakso gratis, di depan warung Bakso Mas Yanto SBY, Perum Permata Hijau Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat”, 06 Oktober 2021.

Mengusung Tema ” REVOLUSI MENTAL PELAKU UMKM DALAM MENUJU ERA PASAR DIGITAL” Papmiso Indonesia Kota Bekasi Kembali menggelar vaksinasi untuk warga sekitar Bekasi Utara dan Pengurus Papmiso kota bekasi.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Khusus Perwakilan Kementrian Koprasi dan UMKM, Ruly Nuryanto. Ketua Papmiso Kota bekasi, Maryanto.Sby. Dan Perwakilan Polres Metro Bekasi Kota, Kapolsek Bekasi Utara. Kompol Gun Gun Gunadi SH. Wakapolsek Bekasi Utara.Akp Parwoto.Serta Perwakilan Pemerintah Kota Bekasi, dan Seluruh Pengurus Papmiso Kota bekasi.

Kepada awak Media, Maryanto,yang biasa di sapa mas, yanto. SBY, menjelaskan, bahwa dalam kesempatan ini, kami Paguyuban pedagang mie dan bakso yang tergabung di PAPMISO INDONESIA khususnya Kota Bekasi. selain menyelenggarakan Giat Vaksinasi kami juga Meresmikan Koprasi yang baru di bentuk di tubuh Papmiso Kota Bekasi.kata dia

“Syukur Alhamdulillah, Kekompakan kami pengurus serta seluruh anggota yang tergabung di Papmiso semuanya mau bekerja keras dan solid dalam menuju perubahan dan juga kemajuan untuk bersama”, ucap Yanto

Mudah-mudahan dengan terselenggaranya Vaksinasi masal ini, yang kedua kalinya kami selanggarakan, Sehingga bisa membantu Pemerintah dalam mempercepat vaksinasi Nasional, juga membantu Permudah masyarakat serta pengurus Papmiso kota bekasi dapat berpartisipasi dalam rangka melaksanakan Vaksinasi. Tambahnya

” Dikatakan, yanto, Era digital kian berkembang seiring perubahan perilaku masyarakat di masa pendemi, yang cenderung lebih banyak beraktivitas di dalam rumah. Kondisi ini turut mendorong pelaku UMKM yang ikut mengubah strategi pemasaran secara online.

Salah satunya paguyuban Pedagang Mie Ayam dan Bakso (Papmiso) Kota Bekasi, yang ikut beradaptasi dari cara konvensional ke digital. Para anggota dibekali pelatihan literasi digital agar bisa memanfaatkan teknologi digital sebagai wadah pemasaran produk.

“Kami memberikan edukasi, pendampingan, ketika teman-teman mau beradaptasi dari pasar konvensional ke digital. Kita dari sisi pemasaran adakan online. Bahkan, untuk pengadaan barang pun, Papmiso Kota Bekasi sudah mendirikan pasar berbasiskan digital,”lanjutnya

Menurutnya, koperasi berbasis industri 4.0 itu, sangat membantu anggota dalam mempermudah penjualan. Seluruh riwayat transaksi, termasuk pengadaan barang, pengeluaran serta pembayaran, terekam secara otomatis.

“Jadi untuk menghilangi kebocoran-kebocoran saat belanja di luar, saya terapkan pasar mikro berbasiskan digital. Teman-teman hanya perlu mengklik aplikasi tertentu, di situ ada semua kebutuhan bahan pokok. Proses pembayarannya pun kita pakai virtual account,” ujar ketua Papmiso Indonesia Kota Bekasi.Maryanto SBY.

Papmiso Kota Bekasi menggandeng sejumlah perusahaan penyuplai untuk menjadi mitra dalam koperasi, untuk menciptakan efek domino yang bisa membuat para anggota dan kemitraan semakin solid.

Maryanto mengakui masa pandemi sempat membuat pelaku UMKM, termasuk pedagang mie ayam dan bakso, terpuruk. Namun seiring waktu, perekonomian mereka mulai beranjak pulih saat mencoba beralih strategi.

“Kita giatkan pasar-pasar online, membuat produk-produk frozen. Alhamdulilah bisa menutupi operasional, dan sekarang jadi usaha tambahan. Apalagi bakso ini kan makanan masyarakat bawah sampai atas,” paparnya.

Ditempat yang Sama,Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UMKM, Ruly Nuryanto menegaskan akan terus membantu pelaku UMKM dalam upaya pemulihan ekonomi, khususnya dalam hal pemanfaatan teknologi digital.

“Karena beberapa waktu ke depan, suka tidak suka, pemanfaatan teknologi informasi melalui digital salah satunya yang menjadi perhatian. Dan melalui pemanfaatan teknologi ini teman-teman UMKM bisa lebih expand ya, memperlebar pangsa pasarnya,” ungkapnya.

Kata Ruly, pihaknya juga telah meluncurkan beberapa program pelatihan pendukung untuk membantu para pelaku UMKM menghadapi tantangan di era digital.

“Harapannya untuk mendekatkan literasi dan kemampuan teman-teman UMKM untuk memanfaatkan teknologi informasi ini demi mengembangkan usaha mereka,” ucap Ruly

Kami, Ruly, mengapresiasi kegiatan vaksinasi dosis kedua yang diperuntukkan bagi para pedagang mie dan bakso juga Warga sekitar, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan pandemi.

“Karena salah satu tujuan utamanya adalah agar segera pemulihan ekonomi kita secara nasional ini bisa segera berjalan cepat ke depannya,” tandasnya.

 

 

Imron R

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: