Hari Terakhir Reses, Dewan Dariyanto ajak Masyarakat Jaga Prokes Waspada Terhadap Covid-19

KOTA BEKASI – mediabhayangkara1.com | Di hari terakhir Kegiatan reses III Dewan Perwakilan Rakyat daerah DPRD Kota Bekasi, Reses yang dimulai dari tanggal 28 sampai dengan tanggal 31 Oktober. Yang bertema ‘Sinergi Reses DPRD Untuk Optimalisasi Ketercapaian Hasil Pembangunan.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi Dapil 1, Juga Ketua Praksi partai Golkar Dariyanto S.kom saat Memberikan keterangan kepada awak media usai melaksanakan rangkaian kegiatan Reses tersebut.

Yang dilaksanakan di Aula Room Global Persada Mandiri (GPM) Ballroom, Jl. Teluk Angsa 26, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Minggu, (31-10-21)

“undangan 150 orang dan yang hadir 136 saja karena berdekatan dilingkungan, hari ini kami tidak dapat banyak mendapatkan Input, karena memang saya fokus kan kepada pak Rt dan pak Rw yang dipercaya untuk memasukan aspirasi warga nya,” kata Dariyanto.

Dalam reses kali ini, Dariyanto mengingatkan kembali tentang pentingnya disiplin menerapkan Protokol Kesehatan sebagai upaya penanggulangan penyebaran virus Covid-19.

“Dalam kondisi saat ini, saya terus mengingatkan pada masyarakat terutama yang hadir dalam reses agar tetap mentaati protokol kesehatan untuk melindungi diri dari ancaman virus Covid-19,” tegas dia.

Menurut, Dariyanto dirinya sudah hampir 2 tahun tidak berdekatan dengan masyarakat lingkungan sekitar, dikarenakan masa pandemi Covid-19 belum juga berakhir.

“saya minta maaf, bukannya saya tidak mau berdekatan dengan masyarakat karena situasi dan kondisi kebetulan saya juga kena Covid. Intinya masyarakat tetap waspada jangan sampai lengah terhadap Covid,” himbau nya.

Untuk penjaringan aspirasi, Dariyanto melanjutkan, sekarang ini turun kepada masyarakat biasa yang banyak menanyakan tentang Pembangunan Infrastruktur, Kesehatan serta Pendidikan mengenai tatap muka dan BPDB Online.

“terutama di wilayah duren jaya dan aren jaya belum terealisasikan yang memang di sana rawan banjir, dan hal itu menjadi fokus buat kita, dan tidak mudah untuk kita mengurai masalah banjir itu,” ungkapnya.

 

 

Imron R

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: