Karena Dinaikkan Status DPO, Orang Tua Pelaku Serahkan Anaknya ke- Pihak Kepolisian

BHAYANGKARA 1_KOTA BEKASI | Kasus dugaan pencabulan terhadap anak dibawah umur, yang menimpah keluarga korban PU. (15) th,dimana masyarakat sangat sangat menantikan kinerja polres metro Bekasi. Sejak beredar nya pemberitaan dimedia sosial,dari sejak ditetapkan sebagai tersangka, kemudian dinaikkan status sebagai DPO, akhirnya pelaku AT (21) diserahkan oleh orang tuanya kepada tim Jatanras Polres Metro Bekasi Kota pada Jumat. 04:00 pagi. (21/5/21)

Pelaku AT,( 21) yang merupakan anak anggota DPRD Kota Bekasi. Kini ber,urusan dengan pihak polisi polres metro Bekasi.

Kepada awak media,Dalam konferensi persnya, Kapolres metro Bekasi kota, Kombespol Suprijadi, menerangkan,hasil pemeriksaan terhadap pelaku yang diserahkan orang tuanya pada jam 4 subuh pagi tadi, jadi pelaku sudah kita amankan.

” bahwa pelaku sempat kabur ke beberapa wilayah di Jawa Barat dan Jawa Tengah.Diketahui bahwa korban bersama orang tuanya melaporkan tersangka di Polres dengan nomor LP/971/K/IV/2021/SPKT/Restro Bekasi Kota tanggal 12 April 2021.

“Pada saat laporan itu dibuat, yang bersangkutan langsung melarikan diri ke arah Bandung dan Cilacap, kemudian akhirnya kemarin diserahkan orang tuanya,” terangnya

Mengenai kasus eksploitasi korban secara seksual, Pelaku AT (21) membantahnya, menurutnya, korban sudah menjadi wanita panggilan atau BO sebelum mengenal tersangka.

“Pemeriksaan terhadap pelaku, pelaku tidak mengakui kegiatan menjual dari pada korban, hanya persetubuhan di bawah umur namun itu nanti tetap akan kita kembangkan,”jelas Suprijadi

Saat ini korban mengalami trauma secara psikis dan mendapat pendampingan oleh KPAD Kota Bekasi serta Dinas Sosial Kota Bekasi. Tersangka AT melarikan diri karena merasa tertekan dengan pemberitaan yang masif di media.

“Pelaku melarikan diri lantaran takut karena pemberitaan yang begitu Ramai tentang dirinya sehingga pelaku melarikan diri,” bebernya.

Waktu kejadian tanggal 11 April 2021 sekitar pukul 12:30 wib di Kost Jalan Kinan kelurahan Sepanjang Jaya, kecamatan Rawalumbu.Polisi juga telah memeriksa saksi dari pihak korban maupun pihak tersangka LF, RMP, ATN, NY, JA, AN dan IHT. Polisi juga telah menyita berbagai barang bukti dari rumah orang tua tersangka.ungkapnya Kapolres metro Bekasi Kota.

Kini pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres metro Bekasi kota guna menindaklanjuti proses selanjutnya.

Pelaku terancam dijerat dengan Perkara persetubuhan dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 Ayat (2) Junto 76 D Undang-undang Nomor 17 tahun 2006 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara selama 15 tahun dan denda 5 miliar rupiah

 

 

IMRON R

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: