Lsm Kaliber Indonesia Bersatu Distrik 04, Kabupaten Bogor Sikapi Usaha Peternakan Ayam Petelur Dituding tak Kantongi Izin

BHAYANGKARA 1_TANJUNGSARI_KABUPATEN BOGOR | LSM Kaliber Indonesia Bersatu Distrik 04 Kabupaten Bogor menyikapi hasil temuan terkait Disinyalirnya usaha peternakan budidaya ayam petelur, Tidak memiliki Perizinan.

Hasil penelusuran dan investigasi Lsm Kaliber Distrik 04 dilokasi, diketahui pemilik peternakan tersebut yaitu, Lim Meuw Hin alias koh Ahin, warga asal Jakarta Barat. Usaha peternakan ayam petelur miliknya sudah beroperasi hampir dua tahun lamanya, sejak tanggal 16 Juli 2020, Padahal hanya memiliki izin dari desa setempat.

 

“Sudah dua tahun usaha peternakan itu beroperasi dan hanya kantongi izin desa saja, apa sudah benar hal semacam itu secara aturan yang berlaku,” Ujar Ketua Lsm Kaliber Indonesia Bersatu, Distrik 04 Kabupaten Bogor, Wawan Gunawan kepada MB1.

 

Menurut Ketua Lsm Kaliber Distrik 04, Wawan Gunawan, akibat lemahnya pengawasan dari aparatur dinas terkait sehingga membuat para pengusaha bebas tidak menghiraukan aturan yang berlaku, dan potensi yang ditimbulkan dari usaha tak berizin ialah kerugian bagi pemerintah, khusunya pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

 

Timbul pertanyaan, lanjut dia, kemana petugas pengawas dinas terkait, pihak pemerintah desa maupun muspika kecamatan tanjungsari selama dua tahun. Sehingga usaha peternakan tersebut mulus beroperasi tanpa perizinan lengkap.

 

“Jelas merugikan pemkab, dari mulai sektor PAD (Pendapatan Asli Daerah),” Ujarnya.

 

Dirinya mengungkapkan hasil temuan hal seperti ini akan dilaporkan dan selanjutnya akan ditindaklanjuti ke dinas terkait sesuai prosedur yang ada.

 

” Ketika hal tersebut diverifikasi ke- pemilik peternakan, dan ternyata semua data perizinannya tidak ada, cuma izin melalui desa setempat saja, ini sudah salah aturan,” tegasnya, Rabu,(23/06/21).

 

Menurutnya, Pemerintah setempat, mulai dari Kecamatan Tanjungsari, pihak Desa Buanajaya, Satpol-PP baik Kabupaten dan Pol PP Kecamatan lebih proaktif memantau dalam pengawasan disetiap usaha yang merugikan Pemkab Bogor.

 

“Harus dipantau mulai dari IMB, Analisa Dampak Lingkungan, dan perizinan dari dinas peternakan, itukan tugas pemerintah setempat,”Tegasnya.

 

“Jika izinnya tidak ada, berikan sanksi tegas, harus berani menutup peternakan itu yang jelas-jelas melanggar aturan perundangan undangan yang berlaku,” Sambung Ketua Lsm Kaliber Distrik 04, Wawan Gunawan.

 

Sementara, Kata Wawan, kegiatan peternakan tersebut sampai saat ini terus berjalan dan masih beroperasi, tidak ada pihak yang memantau, maupun tindakan dari pihak terkait, padahal tidak mengantongi perizinan.

 

“tidak ada pihak dari pemerintah setempat yang memantau terkait perizinan, makanya perusahan peternakan ayam petelur sampai hari ini aman dan nyaman tetap beroperasi,” Ujar dia.

 

Dirinya meminta, Satuan Pol PP Kabupaten Bogor, dan Pol PP Kecamatan Tanjungsari sebagai penegak perda, turun ke lokasi Usaha peternakan ayam milik Lim Meuw Hin tersebut yang berlokasi di Kampung Gobang, Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, segera mengambil tindakan dan berikan sanksi tegas.

 

 

SURYANA

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: