Pabrik Tak Bernama di Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, diduga Tak Taati Aturan K3 ke- Buruh


BHAYANGKARA 1 – Situsari – Cileungsi – Kabupaten Bogor – Pabrik yang belum diketahui namanya tersebut akibat tidak ada plang nama perusahaan (PT) yang berlokasi di Desa Situsari, kecamatan Cileungsi, kabupaten Bogor “diduga” tidak menerapkan Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi buruh pabrik tersebut.


Padahal K3 adalah salah satu peraturan pemerintah yang menjamin keselamatan dan kesehatan bagi pekerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja juga merupakan suatu usaha untuk mencegah suatu perbuatan atau kondisi tidak selamat, bagi pekerjanya yang dapat mengakibatkan kecelakaan.


K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja telah diatur baik peraturan pemerintah dan peraturan Dinas Tenaga kerja, seperti tertera pada Undang-undang No. 1 tahun 1970 tentang keselamatan Kerja, dalam UU tersebut jelas diatur tentang kewajiban pimpinan tempat kerja dan pekerja dalam melaksanakan kesehatan kerja.


Begitu pun dengan Undang-undang nomor 23 tahun 1992, pasal 23, tentang kesehatan kerja, dalam undang undang tersebut menekankan pentingnya kesehatan bagi setiap pekerja.


Seperti halnya diatur dalam Undang undang Tenaga Kerja No. 13 tahun 2003 mengatur mengenai segala hal yang berhubungan dengan ketenagakerjaan mulai dari upah kerja, jam kerja, hak maternal, cuti, sampai dengan keselamatan dan kesehatan kerja.


hasil investigasi Media Bhayangkara 1, di luar area sekitaran pabrik, salah satu pekerja pabrik tersebut yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan di tempatnya bekerja kondisinya kotor oleh abu hitam hasil bahan produksi,  membuat seluruh tubuhnya menjadi hitam kotor berabu.


“tidak ada alat Septi disini untuk kesehatan, hanya masker, itupun tidak mampu mengatasinya. Setiap bekerja tentunya abu kotor dan hitam pasti kita dihirup. Tangan, muka, dan seluruh badan menjadi kotor, mau bagaimana lagi, disini butuh pekerjaan,” katanya kepada Bhayangkara 1.


Terkait aturan K3 yang diduga tidak di gunakan oleh pihak perusahaan, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor harus tinjau para pekerja yang kesehatannya terancam dan berani memberikan sangsi tegas terhadap setiap perusahaan yang tidak menerapkan peraturan keselamatan dan kesehatan kerja.//BILLY

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: