Pakai Dana Desa, Infrastruktur Jalan Desa Pabuaran Disoal Spek Dipertanyakan Inspektorat harus Peka

PABUARAN_SUKAMAKMUR_BOGOR – Mediabhayangkara1.com | Penggunaan Dana Desa yang dialokasikan untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan desa, tepatnya yang berada di Kampung, Ciherang Lame, Rt. 001 Rw. 006, desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, patut dipertanyakan, Pasalnya spesifikasi pekerjaan tidak jelas dipublikasikan, Diduga Pihak pelaksana kegiatan menutupi transparansi ke masyarakat terkait ketebalan betonisasi jalan desa yang telah selesai dibangun itu.

Saat disambangi ke-kantor desa Pabuaran guna keterangan konfirmasi terkait ketebalan betonisasi itu, Pelaksana Harian (PLH) maupun Tim pelaksana kegiatan (TPK) desa Pabuaran tidak dapat ditemui.

“Pelaksana Harian (PLH) tidak ada, Sekdes dan TPK juga tidak ada ditempat, sedang ada kegiatan diluar, semuanya ke pemda,” Kata salah satu staff desa, kepada Mediabhayangkara1.com (MB1), Kamis, (25/11/21).

Diketahui dilokasi kegiatan realisasi jalan desa yang menyerap Dana Desa sebesar 37 juta lebih itu Dituding tidak sesuai spek karna tidak dicantumkannya dalam papan informasi kegiatan proyek (papan proyek) yang seharusnya tertera jelas agar warga Masyarakat sebagai penerima program mengetahui dan bisa ikut memantau dalam penggunan uang negara itu bagi kepentingan masyarakat itu sendiri.

Terkait dituding tidak transparan terhadap spesifikasi dalam mengerjakan betonisasi jalan desa oleh pihak desa Pabuaran, Terpisah, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman, SH, MH, terkait realisasi fisik jalan desa yang dituding tidak transparan serta Diduga ada pengurangan spesifikasi Volume Ketebalan Betonisasi, menurutnya harus terus dipantau agar tidak melenceng dari volume spesifikasi dalam RAB yang seharusnya.

“Harus transparan untuk penggunaan dana desa maupun speknya, Jika demikan harus terus dipantau, terlebih nanti waktu laporan berita acaranya, jika tidak sesuai dengan fakta realisasinya, bisa-bisa itu terindikasi korupsi nantinya,” Ujar, Ketua Komisi 1, ini yang membidangi Pemerintah dan Hukum tersebut saat dikonfirmasi MB1.

Terkait hal ini, tim pengaudit seperti Inspektorat Kabupaten Bogor, diminta peka terhadap penggunaan Dana Desa yang digelontorkan untuk pembiayaan infrastruktur jalan ditiap desa.

Hingga berita ini diturunkan inspektorat kabupaten bogor belum dapat ditemui guna konfirmasi terkait tidak dicantumkannya spek volume ketebalan betonisasi jalan desa di Papan kegiatan proyek.

Untuk diketahui, volume ketebalan jalan desa yang telah terselesaikan pengerjaannya itu, berkisar dengan ketebalan berpartisipasi, antara 0,7 meter, 0,8 meter dan 0,10 meter.

 

 

 

Dede Suherman_Red MB1

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: