Pemprov Bali kembali mengeluarkan Surat Edaran nomor 11 tahun 2021, tentang PPKM Level 3

BHAYANGKARA 1_DENPASAR_BALI | Memasuki masa perpanjangan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat oleh Presiden Joko Widodo hingga tanggal 25 Juli 2021 mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 11 tahun 2021, tentang PPKM Level 3 (tiga), guna menghadapi Covid-19 dalam tatanan kehidupan era baru. Guna memastikan kelancaran pelaksanaan PPKM Level 3 tersebut di masyarakat, jajaran TNI AD dari Kodam IX/Udayana melalui Korem 163/Wira Satya, mulai menyalurkan bantuan non tunai/bantuan sembako kepada masyarakat di Bali, yang kali ini berpusat diwilayah paling terdampak, yaitu diwilayah Kodim 1611/Badung meliputi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.

Bantuan sembako untuk masyarakat tersebut diserahkan langsung oleh Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf, kepada Dandi 1611/Badung, Kolonel Inf I Made Alit Yudana, di Makodim 1611/Badung, Denpasar, dan langsung didistribusikan ke setiap jajaran Koramil di wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Penyerahan bantuan sembako tersebut juga turut disaksikan oleh Wakpolda Bali, Brigjen Pol I Ketut Suardana, dan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, serta Kajari Denpasar.

Dalam kesempatannya, Komandan Korem (Danrem) 163/Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf mengatakan, bantuan ini nantinya akan diserahkan langsung kepada masyarakat yang berhak menerima dan sangat terdampak dari kebijakan PPKM yang dilaksanakan oleh pemerintah. Menurutnya, ada sekitar 150 ton beras dan 18.000 liter minyak goreng yang akan didistribusikan kepada masyarakat Bali sampai dengan tanggal 3 Agustus 2021 mendatang, sedangkan untuk diwliayah Badung dan Denpasar, hari ini pihaknya menyerahkan 5 ton beras dan ribuan liter minyak goreng, untuk diserahkan kepada masyarakat dalam menghadapi pemberlakuan PPKM Level 3 kali ini.

“Dengan adanya kebijakan PPKM lanjutan kali ini, pasti mempunyai konsekuensi yang cukup berat untuk masyarakat. Terutama untuk Bali, yang kontraksinya sudah diangka 10 dan ini sangat berat lebih tinggi dari angka nasional. Menghadapi hal tersebut, tentunya pemerintah tidak tinggal diam, sehingga kegiatan hari ini (21/7/2021) kita akan melaksanakan pembagian sembako yang akan kita laksanakan sampai tanggal 3 Agustus 2021,” ungkap Danrem Husein Sagaf.

Selanjutnya, dalam pendistribusian bantuan sembako diwilayah Badung secara khusus, Komandan Kodim (Dandim) 1611/Badung, Kolonel Inf I Made Alit Yudana menuturkan, yang menjadi sasaran kali ini adalah masyarakat Badung dan Denpasar yang benar-benar sangat terdampak oleh kebijakan PPKM ini, sehingga nanti pendistribusiannya akan langsung dilakukan oleh Babinsa yang ada di setiap Koramil-Koramil jajaran Kodim 1611/Badung.

“Sasarannya tentu, masyarakat yang sangat-sangat membutuhkan, diluar yang sudah mendapatkan BLT dari Pemerintah Daerah. Seperti pedagang kaki lima, kemudian pedagang asongan, yang mereka sangat terdampak akibat kebijakan ini. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, bisa benar-benar membantu masyarakat,” ungkap Dandim Made Alit.

Selain itu, mendukung kegiatan yang dilakukan oleh jajaran TNI AD tersebut, Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menambahkan, ada sedikit kelonggaran yang diberikan pemerintah dalam pelaksanaan PPKM Level 3 kali ini, yang tadinya pedagang hanya boleh berjualan hingga jam 20.00 WITA, dikebijakan yang baru diberikan kelonggaran hingga jam 21.00 WITA. Pihaknya juga sangat mengapresiasi pemberian bantuan yang diberikan, agar kedepannya masyarakat tetap dapat mematuhi imbauan yang ada untuk tetap dirumah dalam pelaksanaan PPKM lanjutan kali ini.

“Kami tetap mengikuti arahan Gubernur. Sambil menunggu keputusan lebih lanjut tanggal 25 Juli 2021, jadi kita akan mendistribusikan bantuan sembako ini langsung ke masyarakat,” tutup Jaya Negara.

 

 

BUNGA ENDANG

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: