Pengelolaan Bumdes dilaksanakan Berdasarkan Semangat Kegotongroyongan, Terbuka dan Bertanggungjawab

BHAYANGKARA 1_KABUPATEN BANDUNG | Desa menjadi ujung tombak pembangunan Indonesia. Oleh karena itu pemerintah terus berupaya mendorong ekonomi desa dengan penyaluran Dana Desa dan program pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes).

 

Tujuan BUMDes seperti dalam Permendesa PDT dan Transmigrasi No. 4/2015 adalah, meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa.

 

DPC Pejuang Bravo Lima Kabupaten Bandung,  Lewat Wakil ketua, Syarif Hidayat menegaskan kepada jurnalis Media Bhayangkara 1, lewat Wawancara melalui saluran video call, Jumat, (18/06/2021 ).

 

Bahwa tugas pokok dari DPC Pejuang Bravo Lima kabupaten Bandung adalah mengawal dan mengawasi segala kebijakan dari Pusat agar tidak adanya penyelewengan penyalahgunaan kebijakan dan keuangan negara.

 

 

Salah satunya adalah Badan Usaha Milik desa ( Bumdes )

” Prinsip Pengawasan Bumdes adalah Pengawasan Publik, baik secara langsung, lewat BPD atau Musyawarah Desa, dan pengawasan pihak eksternal hanya kalau ada indikasi penyelewengan/kecurangan,” ujar Syarif.

 

Wakil Ketua DPC Pejuang Bravo Lima kabupaten Bandung, Syarif Hidayat juga memberikan informasi jika dirinya baru melihat beberapa Bumdes yang ada di Kecamatan Pasir Jambu, Kecamatan Ciwidey dan Rancabali ( Pacira ) yang koperatif mau memberikan informasi secara terbuka serta memperlihatkan ruang – ruang usaha yang sedang mereka kelola dan melibatkan perangkat RT, RW serta masyarakat.

 

Dan pendirian Bumdes harus berorientasi pada kepemilikan bersama ( Pemerintah desa dan Masyarakat ), tidak hanya memberikan manfaat finansial ( Pajak, Pendapatan, asli Daerah) Tetapi juga manfaat ekonomi secara luas ( Lapangan kerja, ekonomi berkelanjutan dan lainnya).

 

Seperti apa yang telah dijelaskan dan dituangkan didalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomer 11 tahun 2021 tentang badan usaha milik desa dan tercantum juga di pasal 4, Dalam mewujudkan tujuan Bumdes, Desa bersama sebagaimana dimaksud dalam pasal 3, pengelolaan Bumdes bersama dilaksanakan berdasarkan semangat kekeluargaan dan kegotongroyongan dengan prinsip :

Profesional, Terbuka dan bertanggungjawab, Partisipatif, Prioritas sumberdaya lokal dan Berkelanjutan.

 

 

RED_MB1

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: