Pengerjaan Fisik Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah “PISEW” di 2 Desa Kecamatan Klapanunggal Kondisinya Retak – Retak


BHAYANGKARA 1 – Bojong-Linggarmukti – Klapanunggal – Kabupaten Bogor –  Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah atau lebih dikenal dengan “PISEW”, hasil pengerjaan fisik betonisasi dilokasi untuk Jalan penghubung antara desa Bojong dan desa Linggarmukti, Kecamatan Klapanunggal kondisinya Retak-retak.


Camat Klapanunggal, Drs. Ahmad Kosasih Msi. saat ditemui Media BHAYANGKARA 1 guna konfirmasi atas retaknya fisik betonisasi jalan yang dibangun mengatakan belum mengetahuinya dan melihat kondisinya di-lokasi pengerjaan.


Lanjut Ahmad Kosasi menjelaskan bahwa program PISEW tersebut ialah program dari pemerintah pusat serta pengawasannya pun langsung dari pusat. Pihak kecamatan Klapanunggal hanya sebatas mengetahui bahwa akan dilaksanakannya program pemerintah pusat tersebut di-wilayahnya. Adapun untuk komplenan mengenai beton yang retak – retak, camat berjanji akan langsung meninjau ke- lokasi.


“Saya belum melihat lokasi pembangunan fisiknya seperti apa, besok segera akan kami tinjau bersama tim BKAD dan tim pengawas,” kata Camat Klapanunggal.

Selain kondisi fisik betonisasi yang retak-retak, diketahui pada saat pengerjaan fisik berlangsung, pihak pelaksana kegiatan dari BKAD Kecamatan Klapanunggal “dituding” tidak memasang Papan kegiatan proyek pemerintah sebagai informasi publik tentang Kegiatan pemerintah pusat tersebut.


Padahal untuk setiap alokasi anggaran pemerintah yang digunakan harus diketahui masyarakat karna bentuk dari prinsip transparansi anggaran pemerintah dan semua itu tertera pada aturan Undang-undang No. 40, yaitu keterbukaan informasi publik (KIP) serta tertuang dalam Peraturan Pemerintah.


Dengan “diduga” tidak dipasangnya papan kegiatan proyek pemerintah dilokasi pengerjaan PISEW, pihak pelaksanan kegiatan jauh dari transparan mengenai besaran anggaran, serta spesifikasi meliputi Volume Beton, panjang beton, ketebalan dan lebar beton untuk program pemerintah pusat itu.//BILLY

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: