Polresta Denpasar Gelar Konfrensi Pers Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Penganiayaan Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia

BHAYANGKARA 1_POLRESTA BADUNG_POLDA BALI – Polresta Denpasar, gelar konfrensi Pers kasus penganiayaan mengakibatkan korban meregang nyawa. Sorang pedagang kripik pisang paruh baya Asal Banyuwangi Tewas Dibunuh Di Rumahnya. Diduga Motif Hutang Piutang.


Kejadian Korban pembunuhan dan penganiayaan yang dialami oleh Sri Widayu (49) menggemparkan warga Desa Sanur Denpasar Selatan.

Korban yang beralamat dijalan bay pass ngurah rai No. 438 tersebut harus kehilangan nyawa karena dianiaya oleh pelaku hingga bersimbah darah karena mengalami robekan di pelipis kanan dan luka parah di bagian kepala

Pelaku tersebut adalah bernisial BA (24) yang beralamat Sementara Jl. Tukad Balian No. 90 Renon Denpasar, Asa Dsn. Gunung Raung RT.002 / RW002, Ds. Kajarharjo Kec. Kalibaru Kab. Banyuwangi Jatim.

Diduga korban yang kesehariannya sebagai penjual keripik pisang itu tersebut memiliki hutang piutang kepada istri pelaku sebesar Rp. 515.000.

Kejadiannya pada hari selasa malam (02/02/2021) pukul 19:00 pelaku bersama sang istri datang menemui korban kerumahnya alih-alih untuk menagih hutang kepada si korban.

Istri pelaku sempat terjadi cekcok dengan korban hingga membuatnya korban menjadi emosi dan menampar pipi istri pelaku.

Tak terima melihat istrinya ditampar oleh korban, pelaku langsung memukul korban dengan helm merah dibagian kepala.

Dan korbanpun masuk kedalam rumah, dengan kurang puasnya pelaku juga menghampiri korban kedalam rumah dan memukul kembali korban dengan tangan sebanyak dua kali hingga memiting leher korban.

Korbanpun melakukan perlawanan dengan menggigit tangan pelaku sehingga terlepas dari pitingan lehernya dari pelaku.

Hingga diakhir kejadian tersebut pelaku berhasil mendorong korban dan membenturkan badannya ke arah tembok hingga korban tak berdaya.

Tak berhenti disitu pelaku yang masih penuh emosi melihat korban yang sudah terlentang,

seketika itu pelaku melihat ada sebuah tabung gas elpigi ukuran 3 kg langsung di pukulkan ke bagian kepala korban hingga bersimbah darah.

SelanjutnyaPelaku meninggalkan Korban dan pergi bersama Istri menggunakan sepeda motor miliknya Vario 150 warna merah, kemudian pergi ke Bondowoso Jatim.

Pada hari Rabu, 3 Februari 2021, Tim Gabungan Resmob Polda Bali, Resmob Polresta Denpasar dan Resmob Polsek Densel, melakukan pengejaran/ Penyelidikan terhadap Pelaku ke Wilayah Banyuwangi dan Wilayah Bondowoso Jawa Timur.

Dan Pada hari Sabtu 6 Februari 2021, sekira jam 00.30 WITA wita bertempat di Daerah Kawah Ijen Sumber Weringin Kec. Sukarejo Bondowoso Jatim.

Pelaku berhasil dibekuk oleh tim gabungan dengan barang bukti yang diamankan diantaranya yaitu

Pakain Korban saat yang digunakan pada saat kejadian,

1 Unit sepeda motor Honda Vario 150 warna merah DK 5485 ABW ( Milik Pelaku saat datang dan pergi meninggalkan TKP ), Sebuah helm warna merah ( milik Pelaku ), Sebuah Tabung Gas ukuran 3 Kg ( yang digunakan Pelaku untuk memukul Korban.

 

Dari hasil penangkapan pelaku didapati beberapa keterangan yaitu, dengan modus operandi

Menganiaya korban dengan menggunakan tabung Gas ukuran 3 Kg, motif Utang Piutang Pelaku menagih Utang kepada Koban sebesar Rp. 515.000. Pasal yang disangkakan adalah.

 

Pasal 338 KUHP atau pasal 351 ayat (3) KUHP Pembunuhan atau Penganiayaan yang mengakibatkan kematian maka pelaku diancam dengan tindak pidana penjara paling lama lima belas tuhun ( 15 Tahun ).

 

ENDANG_BUNGA

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: