Polrestro Bekasi Berhasil Ungkap Pembunuhan Berencana


BHAYANGKARA 1 – BEKASI – Polrestro Bekasi berhasil mengungkap Kasus Pembunuhan Berencana yang terjadi disebuah ruko yang berada di desa Sukasejati, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Konferensi pers digelar langsung terkait 3 (tiga) tersangka. Pada Senin (5/10/2020).


Kapolres Polrestro Bekasi, Kombes, Pol Hendra Gunawan, SIK. M.Si. mengatakan awal terjadinya pembuahan akibat cinta segitiga antara tersangka yang berinisial (D), dan (N) serta korban.


Ketiga tersangka yang ditangkap adalah berinisial tersangka (N) dan tersangka (DE). tersangka yang berinisial (D) adalah wanita bersuami (N) yang menjalin kasih dengan korban (S).


“Kejadian ini dilatarbelakangi ketidaksukaan tersangka yang berinisial (D) dan (N) akibat upaya pemerasan yang dilakukan oleh korban,” ucapnya. Senin (5/10/2020).


Hendra Gunawan juga menerangkan  bahwa, korban telah mengkoling WhatsApp tersangka atas inisial (D) jadi percakapan antara (D) dengan (N) termonitor bisa dilihat langsung oleh korban (S).

Lanjutnya korban meminta bayaran sebesar 3.500.000, rupiah, atau percakapan pelaku pelaku (D) akan dibocorkan kepada suaminya, tatapi hanya diberi uang 500.000 rupiah oleh tersangka (D).


Atas dasar itu, tersangka (D) dendam dan melaporkan kepada suaminya yang sebagai pelaku berinisial (N) untuk merencanakan pembunuhan.
Tersangka (N) membawa temannya berinisial (T) dan tersangka (D) membawa (DE) temannya.


Jadi keempat tersangka berencana melakukan pembunuhan dan berkumpul di perumahan grand Vista, sekaligus membagi peran disitu.


“N membagi peran, inisial (T) eksekusi korban (S), tersangka (D) bertugas menjemput korban (S), dan yang berinisial (DE) memberikan uang kepada (N) untuk kabur,” paparnya.


Akhirnya terjadilah pembunuhan seperti apa yang telah direncanakan.
Korban (S) di kapak oleh (N) dan dapat ditangkis oleh korban, akan tetapi kapak masih bisa mengenai pipi korban (S) sehingga menimbulkan luka sayat.


” Dilanjutkan tusukan oleh pelaku D yang mengenai dada korban (S) sehingga mengakibatkan kematian,” jelasnya.


Korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh pelaku (D) namun langsung ditinggalkan oleh pelaku (N),

” kami tangkap di daerah bandung barat, sementara pelaku (D) dan pelaku (DE) diwilayah Cileungsi Bogor, sedangkan tersangka T masih dalam pencarian (DPO),” ujarnya.


“Pasal yang kita kenakan adalah Pasal  338 KUHPidana dan Pasal 170 KUHPidana, dengan ancaman hukuman mati,” Paparnya. // BILLY.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: