Ratusan Paket Sembako Didistribusikan Dandim Untuk Masyarakat Terdampak Covid 19 di Wilayah Kabupaten Jembrana

BHAYANGKARA 1_JEMBRANA_BALI | Komandan Kodim 1617 Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S. Sos secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada para Danramil Jajaran. Paket sembako yang telah diterima oleh masing masing Danramil nantinya akan diserahkan kepada masyarakat pra sejahtera yang terdampak Pandemi Covid 19 melalui para Babinsa dimasing masing wilayah binaannya.

Dihadapan awak media Dandim 1617 Jembrana dalam keterangannya, Rabu (21/07/2021) mengatakan bantuan paket sembako yang didistribusikan saat ini merupakan bantuan tahap pertama sebanyak 114 paket untuk wilayah Kabupaten Jembrana. Paket sembako yang berisikan 5 kg beras dan 1 liter minyak goreng nantinya akan diberikan kepada masyarakat pra sejahtera yang terdampak Pandemi Covid 19 yang belum pernah tersentuh bantuan baik dari Pemerintah daerah maupun pihak lain. Sehingga masyarakat yang belum pernah tersentuh oleh bantuan dimasa Pandemi Covid 19 bisa merasakan bantuan tersebut.

“Bantuan sembako ini kita harapkan tepat sasaran dan mudah-mudahan dengan kita salurkan bantuan dari bapak Panglima dapat meringankan beban saudara saudara kita yang terdampak pandemi Covid 19 saat ini” Jelas Dandim Haruna

Selanjutnya Dandim Haruna mengatakan untuk bantuan paket sembako tahap kedua nanti akan segera disalurkan yang saat ini menunggu kedatangan beras. Sementara minyak goreng untuk bantuan paket sembako tahap kedua telah diterima Kodim 1617 Jembrana.

“Apabila beras sudah datang, kita akan bergerak kembali dengan paket kedua untuk didistribusikan kepada masyarakat” Lanjutnya.

Dandim juga berpesan bahwa pemberlakuan PPKM Darurat selanjutnya berganti nama menjadi PPKM Level 3 yang saat ini diberlakukan merupakan langkah yang harus diambil oleh pemerintah, dalam rangka memutus Penyebaran penyebaran Covid 19. Untuk itu dirinya berharap kerja sama semua pihak baik instansi terkait maupun masyarakat. Keberhasilan dalam penanganan Covid 19 bukan hanya perjuangan dari TNI, Polri, tenaga kesehatan dan Instansi lainnya yang tergabung dalam Satgas Covid semata melainkan warga masyarakat Jembrana lah yang memegang kunci paling utama tersebut dengan taat Protkes dan kemudian mau di vaksinasi.

Menurutnya contoh kasus sudah ada dari 3 minggu atau 1 bulan kebelakang (Juni – Juli) jumlah meninggal terkonfirmasi Covid -19 sebanyak 23 orang, dimana dari 22 orang kasus meninggal mereka belum vaksinasi, sementara 1 kasus meninggal telah vaksinasi namun baru Vaksinasi tahap 1. Jadi Vaksinasi sangatlah dibutuhkan setiap orang untuk bisa membentuk kekebalan tubuh (Imunitas) dalam melawan Covid – 19.

“Sesuai dengan moto kami bahwa *Negara Hadir Untuk Rakyat*, Kami sebagai bagian dari Aparat Negara tentu akan berbuat semaksimal mungkin untuk membantu kesulitan saudara saudara kita yang saat ini terdampak Covid-19” Lanjut Dandim Haruna.

 

 

 

BUNGA ENDANG

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: