Rekayasa Lalu Lintas Yang Diterapkan Dit Lantas Polda Jabar Selama PPKM Darurat

BHAYANGKARA 1_POLDA JABAR | Telah dilaksanakan kegiatan Hallo Polisi yang diselenggarakan oleh Polda Jabar bersama salah satu radio ternama di Kota Bandung, dengan narasumber Kasubdit Kamsel Dit Lantas Polda Jabar AKBP Maria Horet Hera, SH bersama

Pemandu Acara Penyiar RRI Bandung Sdi. Yani Sosiani, Kamis (22/7/2021).

AKBP Maria Horet Hera, S.H.mengatakan bahwa PPKM Darurat dilakukan oleh Forkopimda dan Instansi terkait, merupakan upaya pemerintah demi menekan laju kenaikan Covid-19 yang kembali melonjak tinggi di beberapa daerah termasuk Kota Bandung Jawa Barat

Untuk di Jawa Barat personel yang terlibat berjumlah 4776 Personel terdiri dari 346 titik di Jawa Barat dari Polri, Tni, Satpol PP dan Dinas Kesehatan yang telah bersinergi dalam menjaga pos penyekatan yang sudah ditentukan di beberapa batas daerah.

“Alhamdulillah dengan adanya PPKM Darurat situasi perkembangan Covid-19 di Beberapa Daerah terbukti berhasil diturunkan . Maka dari itu dengan keberhasilan ini Presiden kembali memperpanjang PPKM Darurat sampai dengan tanggal 25 Juli 2021. Namun apabila tren kasus Covid-19 terus menurun maka 26 Juli Pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap. Hal ini dilakukan demi upaya pemerintah untuk menekan kasus Covid-19 tersebut dan situasi kembali seperti sedia kala baik dari segi kegiatan masyarakat maupun perekenomian rakyat.” ucap Kasubdit Kamsel Dit Lantas Polda Jabar.

Adapun rekayasa yang dilakukan oleh petugas Dit Lantas Polda Jabar adalah membatasi mobilitas masyarakat baik yang hendak berlibur maupun bepergian keluar daerah telah dijaga ketat oleh petugas yang terjun dalam pos penyekatan tersebut termasuk dalam Ring 3 (Gerbang Tol dan Batas Kota) untuk Ring 2 adalah sepanjang jalan Dago Ring 1 terdapat pos penyekatan di dalam Kota di Jawa Barat.

Adapun Cara Bertindaknya apabila yang hendak keluar Daerah harus menunjukkan beberapa persyaratan yang harus dilengkapi dan ditunjukkan kepada petugas dilapangan. Dan apabila diketemukan tidak dapat menunjukkan beberapa persyaratan yang sudah ditentukan, tanpa mengurangi rasa hormat akan dilakukan tindakan dengan memutar balikkan kembali kendaraan.

Tidak hanya pada pos penyekatan para petugas dilapangan pun turut mensosialisasikan mengenai PPKM Darurat serta menghimbau akan pentingnya menjaga Protokol Kesehatan demi kebaikan bersama.

“Kami berharap semoga masyarakat dapat meningkatkan kesadaran untuk selalu menjaga Protokol Kesehatan diiringi dengan selalu berdo’a agar kasus Covid-19 dapat segara berakhir.” tutup AKBP Maria.

 

 

RED_MB1

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: