Sarat Eksploitasi Rehab D.I Air Kuali Mulak Sebingkai Tahun 2021 Jadi Ajang Bancakan Satker Dan Kontraktor 

KABUPATEN LAHAT – Mediabhayangkara1.com | Tudingan Ada indikasi terselubung langgar Spesifikasi RAB juklak dan juknis, Diduga proyek siluman Rehab D.I Air Kuali Kecamatan Mulak Sebingkai Kabupaten Lahat Sumatera Selatan jadi ajang Bancakan dinas PUPR kabupaten Lahat, kontraktor disinyalir berkolaborasi dengan Satker tutup mata mengangkangi UU No.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, juga mengangkangi UU No.19 Tahun 2019 tentang Perubahan Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dugaan lainnya, pungkas sumber warga masyarakat kecamatan Mulak Sebingkai, sebagai penerima manfaat diawal pengerjaan rehab air kuali PUPR bidang SDA Pengairan tersebut terselubung pasalnya tidak adanya papan Proyek kegiatan, dikutip dari percakapan via telepon dan chatting WhatsApp warga masyarakat yang memaparkan bahwa ada indikator volume pekerjaan material dan Dugaan anggaran di sunat pihak kontraktor, yang berkolaborasi dengan pengawas oleh sepengetahuan PPK, PPTK juga kepala dinas PUPR Kabupaten Lahat.

Sementara tertuang di peraturan Presiden ( Perpres ) No.70 tahun 2012 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, peraturan menteri pekerjaan umum No.29/PRT/M/2006 tentang pedoman persyaratan tehnis bangunan gedung, ( Permen PU 29/2006 ) dan peraturan menteri pekerjaan umum nomor 12/PRT/M/2014 tentang penyelenggaraan sistem Dreinase perkotaan ( permen PU No.12/2012 ), berbeda fakta di lapangan peraturan yang dibuat oleh pemerintah di atas justru di kangkangi oleh pihak kontraktor dengan Sub bidang pengairan PUPR Kabupaten Lahat

Penelusuran warga masyarakat selaku penerima manfaat ke- titik lokasi sepanjang proyek pengerjaan yang asal – asalan itu, diduga pondasi penahan saluran air tidak ada galian sedikit pun, langgar RAB, sementara proyek yang di danai oleh APBD Kabupaten Lahat tersebut, terindikasi los dari pengawasan kegiatan pelaksanaan. Kata Sumber, diduga ada kerjasama antara kontraktor, konsultan pengawas, fisik pekerjaan asal jadi, kontraktor bersama konsultan pengawas diduga berjamaah menikmati memanfaatkan proyek demi memperkaya diri sendiri, “tanda kutip proyek ajang uji coba bagi – bagi kue”.

Dalam LPSE Tender dengan Kode : 2711434 Rehabilitasi DI Air Kuali Kecamatan Mulak Sebingkai, rencana umum Pengadaan, kode RUP. 29279619 paket Rehabilitasi DI Air Kuali Mulak Sebingkai tanggal 07 Mei 2021 K/L/PD, dari Pemda Kabupaten Lahat Sumsel, ujar sumber saat ini sudah selesai. Proyek rehab satuan kerja (Satker) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) jenis pengadaan Pekerjaan Konstruksi dengan Metode Pengadaan tender Pascakualifikasi satu file – harga terendah sistem gugur, tahun anggaran APBD 2021 tersebut ujar sumber sarat dengan KKN.

Telisik nilai pagu paket proyek Rehab D.I Air Kuali Lubuk Sebingkai cukup fantastis sebesar Rp. 3.749.989.902.00 HPS paket sebesar Rp. 3.749.950.000,00 dilihat dari informasi tender, gabungan lumsum dan harga satuan.

Kecamatan mulak sebingkai – lahat (Kab.) menengah, syarat kualifikasi persyaratan dan kualifikasi, peserta yang berbadan usaha pun harus memiliki surat ijin usaha jasa konstruksi (IUJK), memiliki sertifikat badan usaha (SBU) dengan kualifikasi usaha menengah [kecil/menengah/besar}, serta di syaratkan sub bidang klasifikasi/layanan klasifikasi bangunan sipil sub klasifikasi jasa pelaksana konstruksi saluran air, pelabuhan, DAM, dan prasarana sumber daya air lainnya (SI001) {sesuai dengan sub bidang klasifikasi/layanan SBU yang dibutuhkan}.

Lanjut dengan persyaratan Kontraktor harus memiliki kemampuan dasar (KD) dengan nilai KD = 3 * NP1(nilai pengalaman tertinggi dalam 15 tahun terakhir): a). untuk kualifikasi usaha menengah, pengalaman pekerjaan sesuai sub bidang klasifikasi/layanan SBU yang di syaratkan, atau b), untuk kualifikasi usaha besar, pengalaman pekerjaan pada sub bidang klasifikasi/layanan SBU yang di syaratkan dan lingkup pekerjaan klasifikasi bangunan sipil sub klasifikasi jasa pelaksana konstruksi saluran air, pelabuhan, DAM, dan prasarana sumber daya air lainnya, (SI001) { diisi dengan memilih lingkup pekerjaan sesuai sub bidang klasifikasi SBU yang disyaratkan}.

Syarat lainnya memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban pelaporan perpajakan (SPT tahunan) tahun pajak 2020 {tuliskan tahun pajak yang diminta dengan memperhatikan batas akhir pemasukan penawaran dan batas pelaporan pajak sesuai peraturan perpajakan}, memiliki akta pendirian perusahaan dan akta perubahan perusahaan (apabila ada perubahan), tidak masuk dalam daftar hitam, keikutsertaannya tidak menimbulkan pertentangan kepentingan pihak yang terkait, tidak dalam pengawasan pengadilan, pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau yang bertindak untuk dan atas nama badan usaha, tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dan pengurus/pegawai tidak berstatus aparatur sipil atau negara, kecuali yang bersangkutan mengambil cuti diluar tanggungan negara.

Memiliki pengalaman paling kurang 1 (satu) pekerjaan konstruksi dalam kurun waktu 4 ( empat) tahun terakhir, baik dilingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman sub kontrak, kecuali bagi pelaku usaha yang baru berdiri kurang dari 3 ( tiga) tahun, memiliki sisa kemampuan nyata (SKN) dengan nilai paling kurang = 10% (10 perseratus) dari nilai total HPS peserta menyampaikan laporan keuangan tahun 2020 metal fasilitas pengunggahan kualifikasi lain pada SPSE dengan ketentuan :

Untuk usaha menengah, laporan keuangan yang telah di audit oleh kantor akuntan publik atau, untuk usaha besar, laporan keuangan yang telah di audit oleh kantor Akuntan publik yang di registrasi sesuai ketentuan peraturan perundangan, {tuliskan tahun laporan keuangan yang diminta dengan memperhatikan batas akhir pelaporan dari laporan kegiatan usaha tahunan sesuai ketentuan peraturan perundangan}, peserta tender 17 peserta.

Ironinya, ungkap sumber (red-) tender rehab D.I Air Kuali Mulak Sebingkai yang menelan dana miliaran itu belum selesai dan bangunan sudah ambruk runtuh, ujar sumber lagi, proyek siluman tanpa papan nama tersebut terkesan dipaksakan tidak sesuai spesifikasi dan duplikasi RAB, hingga negara terindikasi rugi miliaran rupiah.

Paket Irigasi yang berada di desa Jadian Sungai Kuali dengan nilai Pagu 3,7 M dikerjakan oleh PT. Kenzo Putra Dinas, yang beralamat di Jalan. Temon No. 259 rt. 015, rw. 006, kelurahan Talang Semut Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang, menurut informasi dari narasumber red Direktur nya orang dekat pejabat nomor satu di kabupaten Lahat.

Hal yang sama dikatakan oleh salah satu sumber, hampir pengerjaan proyek yang dimenangkan oleh PT. KPD bermasalah, akan tetapi karna ada hubungan emosional dan adanya dugaan uang sebagai jaminan para pejabat baik di Satker maupun Pemkab Lahat PT. KENZO PUTRA DINAS yang beralamat di Jln. Temon No. 259 RT. 015, RW. 006 Kelurahan Talang semut kec Bukit Kecil Palembang – Palembang ( Kota – Sumsel) selalu mendapatkan dan memenangkan tender yang basa atau empuk.

Warga masyarakat desa Jadian Kecamatan Mulak Sebingkai Kabupaten Lahat meminta Aparat Penegak Hukum (APH) Inspektorat, Kajati Sumsel, Subdit Tipikor Polda Sumsel, dan BPK RI perwakilan Perwakilan Sumsel, juga KPK RI agar tidak tebang pilih memberantas dugaan Korupsi Proyek Siluman Rehab DI Air Kuali Mulak Sebingkai yang berbau Korupsi, ujar sumber APH harus memanggil Satker PUPR dengan Kontraktor Pelaksana, Konsultan pengawas, PPK, PPTK dan Kadis PUPR Kabupaten Lahat, diduga Proyek rehab yang sedang dalam Pengerjaan tersebut negara merugi miliaran rupiah.

 

 

US_Red MB1

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: