Satreskrim Polres Denpasar dan Polsek Jajaran, Berhasil Ungkap 13 Kasus Menonjol dalam Satu Bulan

BHAYANGKARA 1_POLRESTA DENPASAR_POLDA BALI | Sat Reskrim Polresta Denpasar Bersama Polsek Jajaran berhasil mengungkap 13 kasus menonjol, pengungkapan kasus sejak tanggal 26 April sampai dengan 09 Mei 2021, dengan jumlah tersangka sebanyak 15 orang. Pengungkapan kasus dilaksanakan dalam Press Conference di Mako Polresta Denpasar, Senin, (10/05/2021).

Dalam Pengungkapan 13 Kasus yang berhasil diungkap, barang bukti yang berhasil diamankan yaitu, 7 Unit sepeda motor, 46 buah tabung gas 3 Kg, 6 buah tabung gas 12 Kg, Kontaktor 7 buah, Gergaji 1 buah, alat pahat 1 buah, Linggis 1 buah, Obeng 1 buah, tang 1 buah, mesin sepeda motor, timer lampu 2 buah, ELCB 1 buah, HP 5 buah, mesin pompa kolam 8 buah, rokok, botol aqua dan kaleng snack, Kaset uang 8 Unit, pakaian dan pecahan kaca, plat besi panjang 130 cm, plat besi panjang 60 cm, Obat Lorazepam 5 Kotak, Obat Diazepam 5 Kotak, Obat Methiphnidate 3 Kotak, Tablet hijau 1 bungkus, Tablet biru 1 bungkus, Uang tunai Rp 1.000.000,-(satu juta rupiah).

Dari 13 kasus diantaranya 8 Kasus Curat, 2 Kasus Curanmor, 3 Kasus Cusa dan 1 Kasus penggelapan dalam jabatan dengan kerugian Rp. 530.550,- ( lima ratus tiga puluh juta lima ratus lima puluh ribu rupiah).

Identitas para pelaku yang diamankan diantaranya, DA (21), GJ (28), MS (35), MS (37), IK (36), DRS (33), SAD (13), PZW (15). KS (16), WA (16) adalah pelaku Kasus Curat.

Pelaku kasus curanmor yaitu, ABP (41), MM (27), RM (53), WN (15), dan AB (42).

Pelaku kasus penggelapan dalam jabatan yang berhasil ditangkap, RP (34).

Daerah asal tersangka sebagai Bandardan kurir yang diamankan diantaranya, 3 orang, sala pulau jawa, 9 orang asal Bali, 1 orang asal palembang, 1 orang asal tasikmalaya, 4 orang asal NTT.

Diantara 15 pelaku ternyata 2 diantaranya merupakan Residivis, yaitu, GJ dan I Nyoman Alit alias Bolit ( kss cusa ).

Para pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun dan Pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun, Pasal 374 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun sesuai dengan perbuatan yang dilakukan.

 

NI LUH BUNGA

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: