TEMPAT HIBURAN MALEM DISEGEL ATAS PROTES WARGA JATIBARU

KABUPATEN BEKASI – Mediabhayangkara1.com | Tempat Hiburan Malam (THM) di Ruko Kalimas , Tambun Selatan akhirnya di tutup Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi, Penutupan THM tersebut atas dasar surat protes keras masyarakat kampung Jati Baru Rt 02/01, Desa Setia Darma dan Peraturan Daerah No.3 Tahun 2016 serta Perda No 4 tahun 2012 tentang Perda Ketertiban Umum. Hal itu dikatakan Kepala Satuan Pamong Praja Kabupaten Bekasi, Dodo Hendro Rosika, Pada Senin malam (29/11/2021)

” Kami tutup atas dasar, protes masyarakat, Perda Ketertiban Umum dan Perda THM, satpol PP Kab Bekasi kemudian melaksanakan penegakan atau penindakan yaitu berupa penutupan sementara terhadap THM tersebut dan akan dilanjutkan SOP penutupan permanen sesuai ketentuan yang berlaku,” Kata Dodo Hendra Rosika.

Masih Dikatakan Dodo Hendra Rosika, sebelumnya, THM di Ruko Kali Mas didemo warga Kp.Jati Baru, Rt 02/01 Desa Setia Darma Tambun Selatan , karena keberadaannya dinilai mengganggu lingkungan sosial. Dodo Hendra Rosika, lebih jauh menjelaskan bahwa penutupan THM yang berlokasi di Ruko Kalimas Desa Setiadarma tersebut sebelumnya juga sudah diberi surat peringatan.

” Kami bertindak sudah sesuai SOP,” terang Dodo Hendra Rosika. Penutupan THM Senin malam (30/11), yang dipimpin Sekdin Satpoll PP, Deni Mulyadi dan puluhan personil Satpol PP berlangsung aman dan terkendali.” Terkait ini, kami sudah berikan surat berita acara penutupan dan ditanda tangani  pengelola THM K NAAZ,” ujar Deni Mulyadi, Ucapnya.

Di tempat terpisah Ketua BPD Desa Setiadarma sewaktu dikonfirmasi Melalui Via tlp selulernya terkait penyegelan salah satu Tempat Hiburan Malam oleh sat Pol PP Kabupaten Bekasi mengatakan Baik secara pribadi maupun atas nama kelembagaannya selaku Ketua BPD dan para Anggotanya sangat setuju dengan adanya penutupan atau penyegelan Cafe Cafe tersebut khususnya yang ada di Wilayah Kampung Jatibaru yang memang selain sangat meresahkan maayarakat setempat dan yang ironisnya lagi cafe cafe tersebut tidak mengantongi ijin yang jelas. Dan sewaktu di singgung dengan cafe cafe yang lainnya Bagaimana.” Dengan tegas dikatakan Ketua BPD untuk Cafe Cafe yang lain harap ditutup semua tanpa terkecuali agar si wilayah Desa setiadarma kalau bisa tidak ada tempat hiburan lagi apapun jenisnya yang menggangu serta meresahkan masyarakat Setiadarma khususnya dan Tambun Selatan Umumnya,” ucap Ketua BPD Setiadarma BUDI HARJO.

” Lain yang dikatakan salah seorang ibu rumah tangga warga kampung jatibaru ibu EL (54) kepada Mediabhayangkara1.com melalui telpon selulernya mengaku sangat geram pada pengelola Cafe yang tidak mengindahkan serta tidak memikirkan dampaknya dari semua itu yang selama ini sangat meresahkan msyarakat dan selain itu juga ibu EL merasa sangat kecewa pada aparat pemerintahan yang ada di wilayah Desa Setiadarma yang menurutnya kurang tanggap dengan kejadian yang ada diwilayahnya

“ya,..seperti sekarang ini dengan mulai bermunculan Cafe Cafe atau tempat hiburan malam serta ada juga yang menjual Minuman keras sampai saat ini masih enjoy enjoy aja dan masih tetap beroperasi tidak ada tindakan dari aparat setempat yaitu RT maupun RW, jadi menurut saya, ada apa semua ini,” ucap dia.

Lanjut dia lagi, warga berharap pada pemerintahan Desa harus tegas dan harus menutup Cafe Cafe dan penjual minuman keras yang ada di wilayah, Khususnya di kampung Jatibaru ini. ujar dia.

 

 

 

YOMA

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: